Saturday, July 26, 2008

PERINTAH SHOLAT

SEJARAH TURUNNYA PERINTAH SHOLAT
SEJARAH TURUNNYA PERINTAH SHOLAT
Perintah awal sholat wajib dilaksanakan, adalah sholat tahajud.
Atau sholat Malam,
Kemudian ditambahkan kewajiban sholat siang hari.
Jadi ada dua waktu yang wajib dilaksanakan,
Yaitu sholat malam dan sholat siang hari,
Kemudian berturut-turut sholat Fajar (Shubuh), Sholat turunnya Matahari (Ashar), Sholat antara siang dan malam ( Maghrib ).
Lengkaplah lima, yang kesemuanya dilakukan dua roka`at-dua roka`at kecuali Maghrib yang memang tiga roka`at.
Pada waktu itu, barulah sholat Lail berubah dari wajib menjadi Sunnah.
Maka setelah sholat wajib 5 waktu, sholat yang utama adalah sholat LAIL atau sholat Malam.
Keterangan-keterangan bisa anda peroleh dari orang-orang yang ahli tarikh Nabi dan ahli Asbabun Nuzul.
Kemudian terjadilah peristiwa Isro` Mi`roj di tahun ke 12 kenabian.
Maka kita semua ingat satu keterangan hadits, bahwa Nabi naik bertemu dengan Alloh, kemudian mendapat perintah sholat 50 roka`at, turun bertemu dengan Nabi Ibrohim, disarankan, Naik lagi, minta keringanan terus seperti itu, Alloh menurunkan kewajiban menjadi 25 roka`at, Nabi Muhammad turun lagi bertemu Nabi Isa, Naik lagi usul lagi minta keringanan dan seterusnya sampai akhirnya tinggal 17 rokaat, yaitu 5 waktu.
Mayoritas ulama beranggapan ini adalah hadits sokheh.
Apalagi hadits ini diriwayatkan oleh Imam Bukhori.
Maka bagi ahli hikmah, timbullah pertanyaan,
Apakah benar karakter Nabi Muhammad seperti itu ????
Mendapatkan perintah Alloh, tidak sami`na wa atho`na ???
Tapi usul terus usul, minta keringanan kewajiban ??
Benarkah karakter Nabi Muhammad seperti itu ??
Hal ini bertentangan dengan keterangan yang ada di Qur`an dan hadits yang lain, bahwa Nabi Muhammad adalah orang yang taat sekali pada Alloh.
SAMI`NA WA`ATHO`NA.
Maka saya sampaikan pendapat para ahli tasawuf, pendapat ahli hikmah,
Bahwa keterangan Hadits tersebut adalah tidak benar.
Silahkan bagi para penerima posting ini, meyakini yang mana.
Pada waktu peristiwa Isro` Mi`roj inilah mayoritas ulama berpendapat bahwa perintah sholat lima waktu itu baru diperoleh Nabi Muhammad di sini.
AHli hikmah berpendapat, bahwa perintah sholat itu sudah lama,
hanya saja, penegasan masalah sholat lima waktu, dan jumlah roka`atnya, adalah saat peristiwa Isro` Mi`roj ini.
Hal ini di dasarkan dalam keterangan-keterangan lain,
Qola Rosululloh SAW,
"Awwalu maa iftarodlollohu ta`ala `alaa Ummati Ash sholawaatul Khomsi"
Rosululloh bersabda:
"Awalnya sesuatu yang difardlukan Alloh Ta`ala atas ummatku ialah Sholat Lima.
Qola Rosululloh SAW:
"Wa awwalu maa Yurfa`u min a`maalihim ash shalawaatul Khomsi"
Bersabda Rosululloh SAW:
"Dan awalnya sesuatu yang dinaikkan dari amal-amal mereka ialah Sholat Fardlu Lima".
Maka apakah tidak timbul pertanyaan pada diri kita,
Bagaimanakah saat Siti Khodijah masuk Islam, apakah beliau tidak mengerjakan sholat ????
Sebelum Isro` Mi`roj apakah Nabi belum mengerjakan sholat ?????
Silahkan mana yang anda pahami benar.
Saat seorang musafir melakukan sholat, maka dapatlah dia RUKHSO atau dispensasi, yang empat roka`at boleh dikerjakan dua roka`at.
Hal ini dipahami, sebenarnya kewajiban sholat dikembalikan asalnya, yang memang dilakukan dua roka`at-dua roka`at. (kecuali Maghrib)
Tetapi, bila tidak dalam keadaan musafir, maka wajiblah dilakukan 4 roka`at. (kecuali shubuh dan maghrib)
Mengapakah, dikatakan bahwa SHOLAT itu UMMUL Ibadah ??
Atau POKOK Ibadah ??
Coba anda perhatikan Rukun Islam:
1. Syahadat.
Bukankah di dalam sholat ada SYAHADAT ??
2. Coba anda perhatikan masalah PUASA.
Bukankah di dalam Sholat kita tidak boleh makan atau minum ??
3. Coba anda perhatikan masalah ZAKAT.
Bukankah di dalam sholat ada masalah ZAKAT, yaitu TIDAK BOLEH DIWAKILKAN ??
4. Coba anda lihat masalah HAJI.
Bukankah di dalam Sholat ada pelaksanaan HAJI.
Yaitu seperti kita mati atau seperti kita meninggalkan dunia ini ??
Maka perhatikan lagi,
104 Kitab yang diturunkan Alloh, terangkum dalam 4 Kitab, Taurat, Zabur, Injil, Qur`an, semua ngumpul di Ummul Kitab, yaitu FATIHAH.
Dan itu merupakan rukun di dalam SHolat ???
Ummul Ibadah, di dalamnya wajib membaca Ummul KITAB, yaitu Fatihah ???
Lihatlah perintah berdzikir, bukankah di dalam Sholat kita juga mengerjakan BERDZIKIR ??
Lihatlah perintah berdo`a, bukankah di dalam sholat kita juga mengerjakan berdo`a ??
Lihatlah perintah bersholawat,
Bukankah di dalam SHolat kita juga mengerjakan Sholawat pada Nabi-Nabi ???
Nyawa agama adalah KEIMANAN dan KEMANUSIAAN,
Lihatlah,
Bukankah di dalam sholat kita memberikan salam bagi golongan di Kanan dan salam bagi golongan di kiri, untuk seluruh umat manusia ???
Maka pahamilah dengan sebenar-benarnya, bahwa SHOLAT adalah INDUKNYA IBADAH,
Sholat adalah POKOKnya Ibadah,
SHOLAT adalah IBUnya Ibadah.
ada yang mau ditanyakan ???
Kenapakah dikatakan,"Seutama-utamanya sholat adalah sholat yang tepat waktu." ??
Kemudian kenapakah waktu-waktu yang ditetapkan untuk sholat adalah Shubuh, Dhuhur, Ashar, Maghrib dan Isya` ???
Sebelum saya menerangkan masalah ini, ada baiknya saya ingatkan beberapa hal.
Bahwa niat sholat adalah "Lillahi ta`ala" dan bukan lillahi waktu".
Artinya, pada saat anda menjalankan sholat Shubuh, dibelahan bumi yang lain mereka menjalankan sholat dhuhur, dibelahan bumi yang lain mereka menjalankan sholat ashar dan dibelahan bumi yang lain mereka menjalankan sholat maghrib dan dibelahan bumi yag lain, mereka menjalankan sholat isya`.
Padahal perlu kita ingat pula, bahwa sekali sholat lima waktu itu kita tinggalkan, KAFIR hukumnya bagi kita.
Sedangkan apabila kita tidak sholat tepat waktu, kita hanya kehilangan masalah sesuatu yang lebih utama dibandingkan apabila kita sholat tepat waktu, tetapi kita tidak terkena hukum KAFIR.
Maka peringatan keras, "Jangan sekali-kali meninggalkan sholat wajib yang lima waktu itu", lebih baik terlambat dari pada tidak dikerjakan sama sekali.
Sholat Fardlu Shubuh.
Sholat menunjukkan nama ibadahnya,
Fardlu menunjukkan bahwa hukumnya adalah wajib dilaksanakan.
Shubuh adalah waktunya.
Waktu Shubuh, adalah sebelum Matahari terbit, sesudah Fajar Shodiq.
Peralihan waktu antara malam dan pagi ini, mengandung rahasia-rahasia tersendiri.
Alam semesta, bumi dan langit, udara-udara, radiasi cahaya, dll,dll, diwaktu ini mengandung keistimewaan-keistimewaan tertentu.
Mungkin kalau anda ingin mencoba mengetahui perbedaannya,
cobalah anda (sekali saja cukup), tidak tidur semalam, dan begitu mendekati subuh, anda keluar, sampai matahari terbit, kemudian rasakan yang ada di dalam tubuh, kadang ada rasa kayak ngalami jet flag, kadang kayak ngalami sesuatu yang membingungkan, di sat ada pergantian waktu ini.
Saya tidak akan menyampaikan rahasia-rahasia waktu Shubuh.
Sebab itulah "Seutama-utamanya sholat adalah sholat yang tepat waktu", karena apabila tepat waktu kita laksanakan, maka baik secara lahir maupun bathin, kita akan lebih banyak mendapatkan manfaat yang optimal.
Sholat Fardlu Dhuhur,
Sholat nama ibadah.
Fardlu status hukumnya,
Dhuhur adalah waktunya,
Yaitu kurang lebih, tepat tengah hari.
Ada rahasia apakah di waktu tengah hari itu ??
Radiasi cahaya matahari, udara, alam semesta, dll,dll mengandung rahasia tersendiri di saat tengah hari.
Contoh sedikit tentang rahasia tengah hari dibanding rahasia malam hari.
Menurut keterangan ilmu fisika, bahwa udara di waktu siang hari, mengalir dari bawah ke atas, sedangkan udara di malam hari, mengalir dari atas ke bawah, ada rahasia apakah itu ???
Maka seandainya engkau rasakan, akan tampak bedanya, KEHENINGAN diwaktu siang hari dengan KEHENINGAN di waktu malam hari.
Maka waktu DHUHUR inilah kita diperintahkan sholat, maka seutama-utamanya sholat adalah tepat pada waktunya, karena rahasia-rahasia alam semesta yang menyertainya manfaatnya paling optimal bagi jasmani dan ruhani kita.
Sholat Fardhu Ashar.
Sholat nama ibadahnya.
Fardhu nama hukumnya.
Ashar Nama waktunya.
Waktu Ashar, kadang dinamakan waktu tergelincirnya matahari. Rahasia-rahasia alam semesta yang menyertainya juga ada.
maka bagi orang-orang yang berpikir, perhatikanlah situasi alam di waktu Ashar.
Apa bila kita sholat tepat pada waktunya, manfaat dari segi jasmani maupun dari segi rohani, paling optimal adalah tepat pada waktunya.
Sholat Fardhu Magrib.
Sholat nama ibadahnya.
Fardhu nama hukumnya.
Maghrib nama waktunya.
Waktu Maghrib adalah waktu dimana pergantian antara waktu siang dan waktu malam,
Maka seandainya engkau perhatikan, tampaklah gejala-gejala alam yang aneh.
Rombongan binatang-binatang gelisah, bayi yang tidur kemudian bangun diwaktu melewati maghrib seolah masuk dunia kosong, bingung,
jangankan bayi, kadang kita yang tidur melewati waktu maghribpun mengelami seperti jet lag.
Rahasia-rahasia alam semesta yang menyertainya cukup banyak.
Maka bagi siapa yang sholat tepat waktunya, akan memperoleh manfaat secara Jasmani dan rohani.
Sholat Fardu Isya`
Sholat nama ibadah.
Fardhu adalah hukumnya.
Isya` adalah waktunya,
Waktu Isya` adalah waktu dimana alam benar-benar bisa kita katakan malam penuh.
Maka rahasia-rahasia alam semesta menyertainya.
Bagi yang sholat tepat waktu, akan merasakan manfaat baik jasmani maupun rohani.
Mestinya....mestinya.......mestinya.....
Lanjutkanlah dengan Sholatul Lail, Sholat yang dulu hukumnya wajib sekarang menjadi sholat sunnah yang sangat dianjurkan.
maka ada tiga bagian malam yang istimewa, yaitu `tengah malam`, analog dengan `tengah hari`, kemudian jam tiga malam, kemudian sebelum sholat shubuh, atau waktu yang dikatakan Fajar Shodiq.
Bagi orang-orang yang mau bertafakur akan menemukan keistimewaan-keistimewaan di dalam waktu-waktu itu.
Maka secara keseluruhan, bahwa alam semesta adalah saling berhubungan, saling mempengaruhi, maka apakah tidak timbul di dalam pemikiranmu ???
Bahwa kejadian sehari-hari yang kamu alami, adalah tergantung pada hubunganmu dengan Alloh ???
Tergantung pada hubunganmu dengan penguasaan alam ???
Dan tergantung pada hubunganmu dengan sesama manusia ???
Maka tidakkah engkau pahami bahwa perintah Alloh untuk sholat 5 Waktu dan ditambah sholat Lail itu adalah untuk kepentingan dirimu sendiri ?????
Maka bagi orang-orang yang memahami keteranganku ini, pastilah akan berubah,
Sholat pastilah akan berusaha tepat waktu, dan pastilah akan berusaha semaksimal mungkin untuk Sholatul Lail.
Rahasia sholat adalah untuk kepentingan kita baik di DUNIA maupun di Akherat.
Maka kini bisalah engkau tanyakan pada saudaramu yang beragama HIndu, mengapakah mereka sembahyang pada saat bulan purnama ????
he...he..he...pastilah mereka tidak bisa menjawabnya......
Karena rahasia bulan purnama pun diajarkan di dalam agama ISLAM.
Maka lihatlah perlambang-perlambang dalam sholat di dalam wujud manusia,
Siang hari ibarat jasmani, malam hari ibarat rohani.
Ketika Shubuh menjelang itulah perlambang kita mulai dilahirkan di dunia ini.
Ketika matahari berada di tengah dan waktu Dhuhur tiba,
maka itulah perlambang puncakmu di dunia.
Kemudaanmu, kejayaanmu, kekayaanmu di dunia,
dan usiamu yang berada di tengah-tengah.
Maka ketika matahari sudah tergelincir dan waktu ashar sudah kau masuki,
itulah usia 40 tahun lebih,
tidak sadarkah engkau bahwa sebentar lagi maghrib menjelang ???
Nafas tinggal di leher dan malam akan segera tiba,
maka sadarlah engkau bahwa malam membutuhkan pelita,
cahaya yang dapat menerangimu untuk bertemu Tuhanmu.
Masihkan engkau tidak menyadari untuk mempersiapkannya,
ketika tengah malam tiba, putuslah sudah hisab yang ada
Apakah engkau akan selamat ataukah tidak.
WAHAI,
Bagi yang belum mulai berjalan melalui thoriqoh....
Belum waktunyakah bagimu ???
Belum tibakah waktu bagimu untuk memulai......
Alasan sibuk adalah alasan klise.......
Alasan tidak punya waktu adalah alasan kuno......
Kalau engkau menyadari waktu kematianmu,
maka akankah sempat engkau bersibuk diri dengan duniamu,
sedangkan masalah akheratmu tidak mulai engkau persiapkan ?????
maafkan saya....
semua putusan tetap pada anda....

Pageviews last month